APAKAH ANDA?........

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Apakah Anda merasa kesulitan dalam membuat Skripsi, Tesis, Disertasi, PTK, atau Karya Tulis Ilmiah. Sudah berapa banyak biaya dan waktu yang dikeluarkan?
Qasada Research Solution, menawarkan cara agar lebih mudah, lebih murah, lebih cepat, dan lebih baik. Bagi Anda yang akan melakukan penelitian sendiri, kami menawarkan referensi jurnal ilmiah. Dengan modal Rp. 100.000,- Anda dapat memesan 10 referensi yang dikehendaki; suatu jumlah referensi yang memadai dalam suatu penelitian. Bagi Anda yang tidak sempat mengerjakan sendiri, kami siap membantunya khusus untuk penelitian bidang pendidikan, manajemen, dan kebijakan serta KTI Kebidanan.

Wassalam
matsahudi@yahoo.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tampilkan postingan dengan label KURIKULUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KURIKULUM. Tampilkan semua postingan

PENDIDIKAN IPS : POWERFULL, KBK, LIFE SKILLS, KONSTRUKTIVISME . INA774A

Pembaharuan kurikulum Pendidikan IPS Tahun 2004 berbasis kompetensi (KBK) menghendaki pelaksanaan program Pendidikan IPS yang powerful. Hal ini dicirikan oleh pengembangan program Pendidikan IPS yang bermakna, integratif, berbasis nilai, menantang dan menarapkan prinsip belajar aktif. Begitu pula Pendidikan IPS bertujuan meningkatkan kecakapan hidup (life skills)  siswa untuk menjadi kompetensi yang dapat digunakan dalam kehidupan sosial bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pendidikan IPS yang seperti ini adalah yang mengintegrasikan praktik tradisi Pendidikan IPS sebagai pendidikan kewarganegaraan, pendidikan ilmu-ilmu sosial, pendidikan inkuiri reflektif, pembelajaran terpadu, dan pendidikan partisipasi sosial. Dalam pelaksanaanya (pembelajarannya, pengembangan sumber dan materinya, dan penilaiannya) haruslah berbasis pada pendekatan konstruktivisme yang memusatkan siswa sebagai subjek yang membangun dan mengembangkan pengetahuan dan kompetensinya secara mandiri

PEMAHAMAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH ATAS . INA499

Penelitian terhadap guru Matematika Sekolah Menengah Atas (SMA)  berkaitan dengan perubahan kurikulum dilakukan dengan tujuan mengetahui (1) pemahaman mereka terhadap Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), (2) profil upaya mereka dalam memahami perubahan kurikulum, (3) peranan layanan profesional kurikulum dalam meningkatkan pemahaman terhadap KBK; (4) profil pelaksanaan KBK, dan (5) kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam melaksanakan KBK. Sampel penelitian sebanyak 24 orang dipilih dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Analisis data menunjukkan hasil-hasil sebagai berikut. (1) Pemahaman guru terhadap landasan filosofis, pedagogis, dan evaluasi KBK tergolong sedang. (2) Upaya mereka dalam memahami perubahan kurikulum cukup baik yang dilakukan melalui belajar sendiri, belajar dari teman, dan mengikuti layanan profesional kurikulum seperti pelatihan, seminar, atau lokakarya. (3) Peranan layanan profesional kurikulum sangat baik dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap KBK. (4) Pelaksanaan pembelajaran telah sesuai dengan tuntutan KBK. Mereka telah melaksanakan proses pembelajaran yang berfaham konstruktivis maupun penilaian dengan menggunakan beragam sumber. (5) Kesulitan guru dalam melaksanakan KBK lebih banyak bersumber dari luar dirinya seperti ukuran kelas yang relatif besar dan sarana prasarana yang kurang

EVALUASI PELAKSANAAN UJI COBA KURIKULUM 2004 DI SEKOLAH MENENGAH ATAS . INA488

            Kurikulum 2004 merupakan kurikulum yang mempunyai berbedaan signifikan dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya (Kurikulum 1994). Oleh karena itu, pelaksanaan Kurikulum 2004 di sekolah perlu mendapat pencermatan secara mendalam agar tidak terjadi kekeliruan pemahaman. Tulisan ini memaparkan hasil analisis pelaksanaan Kurikulum 2004 di SMA dan hambatan-hambatan yang dijumpai dalam pelaksanaannya. Deskripsi pelaksanaan kurikulum dan permasalahannya ditulis berdasarkan hasil penelitian evaluasi program dengan model CIPP. Aspek-aspek pelaksanaan kurikulum yang dievaluasi meliputi dokumen kurikulum, dokumen pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar dengan melibatkan 12 orang guru dan seorang kepala sekolah sebagai partisipan penelitian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum 2004 di SMA berjalan dengan beberapa keterbatasan. KHB telah dikembangkan dalam bentuk silabus materi pelajaran yang dibuat secara bersama-sama oleh guru dalam kelompok MGMP. Penilaian hasil belajar siswa ditentukan hanya dari hasil ulangan blok. Proses pembelajaran di kelas dilakukan dengan situasi dan kondisi kelas yang kurang mendukung dilihat dari penataan kelas dan jumlah siswa per kelas (rata-rata 40 orang). Dengan memperhatikan pelaksanaan tersebut, untuk peningkatkan kualitas pelaksanaan kurikulum di masa yang akan datang disarankan untuk melakukan peningkatan kualitas SDM, penambahan fasilitas pembelajaran (buku-buku referensi), dan pengurangan jumlah siswa per kelas hingga mencapai jumlah 25 orang.

Kata kunci: pelaksanaan Kurikulum 2004, Sekolah Menengah Atas.

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI DAN TANTANGAN GLOBAL . INA484

Secara yuridis, keberadaan Pendidikan Kewarganegaraan diperguruan tinggi cukup kuat, dan sebagai mata kuliah yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa. Hal itu tampak jelas dalam pasal 37 Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sesuai dengan tuntutan dan perubahan masyarakat di era reformasi, mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi, telah dilakukan perubahan paradigma menuju kepada paradigma humanistik yang mendasarkan pada asumsi bahwa mahasiswa adalah manusia yang mempunyai potensi dan karakteristik yang berbeda-beda. Indikasi ke arah itu tampak dari substansi kajian, strategi, dan evaluasi mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang ditawarkan kepada mahasiswa.  Sementara itu, dalam mengantisipasi tuntutan global, pembelajaran diorientasikan agar para mahasiswa mempunyai kemampuan, kesadaran dan sikap kritis untuk menangkal dampak negatif globalisasi. Globalisasi dan ekspansi pasar perlu diimbangi kebebasan politik Pancasila sehingga mahasiswa sadar dan mampu memperjuangkan hak-hak politiknya secara benar, rasional dan bertanggung jawab. Upaya ke arah itu dapat dilakukan dengan mengisi dan memantapkan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) di perguruan tinggi dengan memberi kemampuan kritis kepada mahasiswa, sehingga mahasiswa secara sadar dan jujur melakukan kritik dan evaluasi tentang manfaat globalisasi.   

Kata kunci : pendidikan kewarganegaraan, tantangan global.   

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SATU TANTANGAN BARU BAGI PENDIDIKAN SEJARAH . INA474

Tulisan ini mencoba mengkaji permasalahan kehidupan berbangsa yang dialami Indonesia dalam periode pasca - Orde Baru. Dalam menghadapi situasi belakangan ini, satu pendekatan baru yang disebut  multikulturalisme  telah dicoba diperkenalkan oleh kalangan akademisi sebagai solusi kuncinya. Dalam konteks ini, studi dan pendidikan sejarah bisa ikut mengambil peran strategis sepanjang mampu membuat reorientasi dalam praktik pembelajarannya.

Kata kunci : pendidikan multikultural, tantangan, pendidikan sejarah

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons